Sang Pemimpi Pt.2  

20.10.12



Untuk Tulisan ini sengaja dibuat terpisah dari tulisan Sang Pemimpi Pt. 1 tujuannya tidak lain adalah sebagai pembatas saja bahwa memang yang kita tulis benar-benar berbeda dari konsep sebelumnya.
Tulisan ini akan membawa ke alam imajinatif anda dan bagaimana anda bisa mendapatkannya,
yaitu hanya dengan BERMIMPI.

Sering sekali kita bermimpi namun apa yang kita bisa lakukan saat kita bermimpi, untuk kebanyakan orang yang bisa di lakukan hanyalah mematuhi skenario mimpi tersebut tanpa bisa berbuat apa-apa dengan pikirannya. itulah mengapa mungkin saat kita bermimpi bertemu hantu kita akan lari, hal itu karena saat kita mimpi kita tidak sadar bahwa kita sedang bermimpi. Mungkin akan lain ceritanya waktu kita sadar bahwa kita hanya bermimpi, Mungkin yang kita lakukan adalah ketakutan kita hilang dan kita coba untuk berbicara dengan hantu tersebut, karena kita sadar bahwa kita sedang bermimpi, dan mimpi ini bukanlah kenyataan. Ini juga mungkin looh....:D

LUCID DREAM
keadaan di mana kita sadar bahwa kita sedang bermimpi ketika kita bermimpi.Lucid Dream biasanya muncul ketika seseorang sedang ditengah-tengah mimpi dan tiba-tiba sadar bahwa ia sedang bermimpi. keadaan tersebut disebut dengan mimpi yang "lucid"(lucid=jelas) dan bisa masuk kedalam beberapa level of lucidity.pada level yang rendah (pengaruh luciditynya lemah) orang tersebut hanya sedikit sadar bahwa ia sedang bermimpi, tapi belum bisa mendapatkan kendali penuh terhadap mimpinya.pada level yang tinggi (pengaruh luciditynya kuat) orang tersebut sadar sepenuhnya bahwa ia sedang bermimpi, dan bisa sepenuhnya mengontrol segala gerak-geriknya di dalam mimpinya bahkan dapat melakukan apa saja yang dia inginkan.


berani mencoba tantangan ini?,:D
Jika anda tertarik dengan Artikel ini cobalah luangkan sedikit waktu anda untuk menyimaknya... anda bisa saja mencarinya di internet dengan key word Google "Lucid Dream". beberapa artikel akan mudah dilaksanakan sementara beberapa yang lain susah untuk dilaksanakan. Tapi jika anda tidak tertarik dan menganggap hal ini mustahil atau mungkin menganggap semua ini khayalan saya semata anda boleh mengabaikannya untuk melakukan kegiatan positif lainnya.:)

Untuk melakukan hal ini tidak bisa langsung instant seperti kita membuat mie instant, tapi butuh beberapa hari bahkan beberapa bulan.
Mulailah dengan Kegiatan-kegiatan ini:
1.     Dream Journal
Jurnal mimpi ini adalah kegiatan mengingat isi mimpi anda dan menuliskannya dalam 1 buku. mungkin seperti tidak penting. Tujuan yang sebenarnya adalah menanamkan mindset di otak kita bahwa kita harus serius mengingat mimpi. Hal ini bisa juga meningkatkan kebiasaan bermimpi kita dari yang jarang-jarang menjadi sering atau bahkan setiap tertidur walaupun sebentar.

2.      Reality Check
Reality check adalah kegiatan dimana kita menanyakan pada diri kita sendiri, "Ini Mimpi atau bukan?, sambil melihat telapak tangan.. bisa juga disertai kita menutup hidung dan bernafas, di dalam mimpi kita bisa bernafas". ini lebih seperti kegiatan orang gila lagi...:D
Tujuannya yang paling utama adalah membiasakan diri, karena sudah kebiasaan maka besar kemungkinan di dalam mimpipun kita akan menanyakan "Ini mimpi atau bukan?" pada diri kita sendiri, dan itu meningkatkan kesadaran kita di dalam mimpi.

3.      Dream Recall
Seperti namanya Dream Recall yang artinya memanggil kembali mimpi yang kita alami, kegiatan ini bisa kita lakukan sesaat setelah kita terbangung dari mimpi. saat kita terbangun, usahakan jangan bergerak sedikitpun. Mulailah dengan tenang untuk mengingat-ingat kembali mimpi yang terjadi barusan. mungkin anda akan sedikit mengalami semacam "tindihen", tapi tetap tenang jgn bergerak dan usahakan untuk terus mendalami ingatan anda. nantinya anda akan digambarkan secara jelas mimpi anda dan jika anda sudah membiasakan diri dengan reality check, maka anda akan bisa menyadari bahwa anda sedang bermimpi.




Setelah anda menguasai 3 hal tersebut yang harus anda lakukan adalah mencari waktu bermimpi anda. Mimpi akan terjadi Saat Fase REM seperti dijelaskan di Sang Pemimpi Part1. Fase REM yang paling banyak sekitar 45-90 menit adalah sesaat sebelum bangun tidur, setelah anda memahami fase mimpi terjadi langkah berikutnya adalah memasang alarm, tapi jangan alarm yang terlalu keras karena akan membangunkan dan mengganggu anda, cari alarm yang soft. Tujuannya disini adalah dengan Alarm itu anda bangun tapi anda tidak terganggu jadi tidak perlu bergerak untuk mematikan alarm. Setelah anda terbangun lakukan dream recall, jadi memang tidak diperkenankan bergerak untuk mematikan alarm.

Dengan begini ingatan anda masih sangat fresh tentang mimpi barusan. jadi masih bisa mengingat banyak tentang miminya.

Dari sini mungkin ada yang bertanya jadi pas kita bangun yang harus kita lakukan itu Dream Journal atau Dream Recall?, Sebagai pemula yang mimpinya sebulan sekali sangat dianjurkan untuk melakukan Dream Journal terleih dahulu, nanti kalau udah mimpinya tiap hari baru dream recall, kalau udah jarang lagi dream journal lagi.:D

Jangan Lupa yang paling penting adalah berdoa sebelum dan sesudah Tidur....:D



Untuk Kelanjutannya akan di update, semoga Allah masih mempertemukan kita..
Selengkapnya...

AddThis Social Bookmark Button

Sang Pemimpi Pt.1  

Seringkali kita bermimpi, baik yang bagus ataupun yang jelek sekalipun.

Tiap kali kita terbangun, tentulah kita berharap mimpi yang baik akan menjadi kenyataan dan mimpi yang buruk hanyalah sebagai bunga tidur. Di dalam mimpi senantiasa terjadi semacam keajaiban entah itu binatang yang bisa berbicara atau kita bisa terbang seperti "Thor" dsb. 

                                       

Dalam Tulisan Kali ini akan kita bahas sedikit mengenai mimpi itu:

Apa yang kita impikan?
Secara umum: kejadian riil. Tapi bisa juga dalam simbol. Contoh: ketika Anda punya masalah di tempat kerja, bertengkar dengan atasan atau teman sekerja. Malam harinya Anda bermimpi sedang berada di suatau tempat di mana terjadi gempa bumi. Segala sesuatu di sekitar Anda berantakan.
Mengapa kita mimpi?
Pada waktu tidur, hanya tubuh yang beristirahat. Otak tidak. Otak bekerja tanpa henti. Saat tubuh tidur, otak menggunakan waktu tersebut untuk memroses kejadian saat sadar (sebelum tidur). Otak menilai dan menyimpan peristiwa keseharian kita.
Apakah mimpi itu pemberi petunjuk tertentu?
Ya, namun bukan dalam arti canayang atau nubuatan. Mimpi itu bagai kaca pembesar. Mimpi menunjukkan pada kita masalah nyata, misalnya soal job atau pacar. Atau kekhawatiran. Semua itu dalam mimpi ditampilkan lewat gambar atau tayangan drastis, yang seolah lebih diperbesar lagi.
Mengapa kita cuma ingat akan impi tertentu?
Semakin lama dan intensiv tidur kita, semakin bagus kita bisa mengingat mimpi apa. Jika kita bangun dari tidur gara-gara dering weker, maka kita bakal sulit mengingat mimpi yang telah terjadi. Jika kita bisa bangun siang tanpa beban, misalnya saat hari libur, maka kita bisa lebih baik mengingat mimpi. Mimpi negatif lebih mudah disimpan ketimbang mimpi hal-hal yang positif.
Apa sih faedah mimpi?
Penelitian masih belum bisa memastikan, apakah mimpi punya manfaat tertentu. Satu yang sudah pasti, tidur itu penting bagi memori manusia. Bagai komputer, saat tidur itulah otak melakukan pengamanan data dan/atau informasi.
Dapatkah kita mempengaruhi mimpi kita?
Ya, tapi hanya manusia tertentu saja yang mampu melakukannya. Lewat meditasi. Manusia yang terbiasa bermeditasi dapat mempengaruhi mimpi mereka dengan gampang. Kita yang tidak terbiasa bermeditasi, hampir tak mungkin mampu menentukan jalannya sang mimpi. Memaksakan diri dijamin tidak akan berhasil, misalnya konsentrasi akan hal tertentu 5 menit sebelum tidur. Karena otak kita memroses peristiwa sehari-hari yang dialami dan bukan apa-apa yang kita pikir 5 menit sebelum tidur.
Kapan kita mimpi?
Waktu paling intensif saat mimpi adalah di fase REM (Rapid Eye Movement). Dinyatakan oleh gerakan cepat sang bola mata. Umumnya waktu dini hari, sebelum bangun. Mimpi yang terjadi pada saat inilah yang dapat paling banyak kita ingat. Kita tidak ingat akan mimpi sebelumnya.
Dapatkah kita melanjutkan mimpi, setelah terjaga sejenak?
Hanya segelintir manusia yang mampu melakukannya. Umumnya oleh mereka yang terbiasa melakukan meditasi atau doa yang hening. Secara umum mimpi berikutnya adalah mimpi hal lain.
Bagaimana mengartikan mimpi?
Mimpi sulit sekali diartikan, karena ia itu individual dan tidak jelas. Masalah seseorang bagi manusia lain akan menjadi problem baru yang tidak sama.
Mengapa anak-anak lebih sering mimpi dibanding orang dewasa?
Anak-anak belum terbiasa membedakan kejadian nyata dengan perasaan yang kadang bercampur fiksi. Khayalan dan kenyataan lebih sulit dibedakan oleh anak-anak ketimbang manusia dewasa. Oleh sebab itu otak anak-anak harus bekerja lebih keras untuk memroses peristiwa keseharian.



Apa ada pola mimpi yang kerap datang kembali?
Ya. Misalnya saat sedang ujian, telanjang bulat di muka umum, datang terlambat, dikejar-kejar, jatuh dari ketinggian, dan tenggelam. Karena itu penting sekali untuk mengedepankan pola dasar sebagai titik utama untuk mengartikan sebuah mimpi.
Selengkapnya...

AddThis Social Bookmark Button

Sejarah dan Perkembangan Teori Organisasi  

Sejarah dan Perkembangan Teori Organisasi


Pada pembahasan kali ini, kita akan bahas sejarah dan perkembangan teori organisasi yang berlaku dari masa lampau hingga masa sekarang.
Di antaranya antara lain.
  1. Teori Organisasi Klasik
          Teori klasik (classical theory) kadang-kadang disebut juga teori tradisional, yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai dari tahun seribu delapan ratusan(abad 19) yang mendefinisikan organisasi sebagai struktur hubungan, kekuasaan-kekuasaan, tujuan-tujuan, peranan-peranan, kegiatan-kegiatan, komunikasi dan faktor-faktor lain yang terjadi bila orang-orang bekerja sama.

          Dalam teori ini, organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritisi klasik sebagai sangat tersentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialisasi, serta memberikan petunjuk mekanistik structural yang kaku tidak mengandung kreativitas. Teori ini juga berkembang dalam tiga aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :
  • Teori birokrasi : dikemukakan oleh Max Weber dalam bukunya “The Protestant Ethic and Spirit of Capitalism.
max weber
                              
  • Teori administrasi : dikembangkan atas dasar sumbangan Henry Fayol dan Lyndall Urwick dari Eropa serta Mooney dan Reiley dari Amerika.
  
Henry Fayol
                                                      
  • Manajemen ilmiah : dikembangkan mulai tahun 1900 oleh Frederick Winslow Taylor.
                                                               Frederick Winslow Taylor

     2   Teori Organisasi Neo Klasik

          Teori neoklasik secara sederhana dikenal sebagai teori/aliran hubungan manusiawi (The human relation movement). Teori neoklasik dikembangkan atas dasar teori klasik. Anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya, atas dasar anggapan ini maka teori neoklasik mendefinisikan “suatu organisasi” sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Perkembangan teori neoklasik dimulai dengan inspirasi percobaan-percobaan yang dilakukan di Howthorne dan dari tulisan Hugo Munsterberg.

Hugo Munsteberg
                                                       
          Dalam hal pembagian kerja, teori neklasik telah mengemukaan perlunya hal-hal sebagai berikut:
  • Partiipasi, yaitu melibatkan setiap orang dalam proses pengambilan keputusan.
  • Perluasan kerja (job enlargement) sebagai kebalikan dari pola spesialisasi.
  • Manajemen bottom-up yang akan memberikan kesempatan kepada para yunior untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan manajemen puncak. 
     3. Teori Organisasi Modern

         Teori modern yang kadang – kadang disebut juga sebagai analisa system pada organisasi merupakan aliran besar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen. Teori modern melihat bahwa semua unsur organisasi sebagai satu kesatuan dan saling ketergantungan, yang di dalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil, akan tetapi organisasi merupakan system terbuka.

Organisasi Modern
                                           


Perbedaan Teori Modern dan Teori klasik :
  1. Teori klasik memusatkan pandangannya pada analisa dan deskripsi organisasi , sedangkan Teori Modern dengan tekanan pada perpaduan dan perancangan menjadikan pemenuhan suatu kebutuhan yang menyeluruh. 
  2. Teori klasik telah membicarakan konsep koordinasi, scalar dan vertical, sedangkan Teori Modern lebih dinamis dari pada teori lainnya dan meliputi lebih banyak variable yang dipertimbangkan.
Selengkapnya...

AddThis Social Bookmark Button

Design by Amanda @ Blogger Buster